Yakin Pengelolaan Keuangan Kamu Sudah Benar? Yuk, Cek Dulu di Sini!

|Posted by | Berita Keuangan, Kebiasaan Keuangan, Tips Hemat
Tags:

Tanda sehat finansial

Apakah jumlah tabungan yang banyak menandakan pengelolaan keuangan kamu sudah tepat? Belum tentu. Yuk, cek di sini apakah pengelolaan uang kamu sudah tepat!

Kamu sudah berhasil mendisiplinkan diri untuk menabung sejumlah uang setiap bulan. Kamu juga mulai membangun kepemilikan aset dalam berbagai bentuk. Tapi, apakah ini bisa menjadi pertanda bahwa pengelolaan uang yang kamu jalankan sudah tepat?

Banyak terjadi di sekitar kita, seseorang telah menjalankan disiplin menabung rutin setiap bulan akan tetapi saat tagihan kartu kredit datang, dia belum mampu membayarnya secara penuh. Ada juga kejadian di mana seseorang sudah menjalankan rencana keuangan untuk beberapa kebutuhan di hari depan mulai dari kebutuhan uang sekolah anak, kebutuhan liburan sampai kebutuhan dana pensiun, akan tetapi penempatannya melulu di pasar finansial.

Penasaran apakah strategi pengelolaan uang yang kamu jalankan selama ini sudah tepat? Saatnya untuk mengambil waktu sejenak untuk melihat lagi seberapa tepat cara kamu dalam mengelola uang. Berikut ini beberapa indikator yang dapat kamu gunakan seperti disadur dari Business Insider, beberapa waktu lalu:

1. Kamu bisa membayar semua tagihan yang datang tiap bulan

HaloMoney_12Apr (4)

Setiap datang tagihan utang atau cicilan, mulai dari tagihan kartu kredit, kredit pemilikan rumah (KPR), dan tagihan-tagihan lain yang kamu miliki, kamu tidak pusing. Karena, pendapatan yang kamu miliki memadai untuk menutup beban tagihan tersebut setiap bulan. Ini  menjadi pertanda utama bahwa pengelolaan keuangan pribadi kamu sudah cukup baik.

Di Indonesia, tahun lalu sempat ada tren kenaikan kredit bermasalah di perbankan. Ini dapat dibaca sebagai indikator peningkatan orang yang bermasalah dalam menutup cicilannya di bank. Sebagai contoh, angka Non Performing Loan (NPL) di sektor kredit properti seperti KPR, KPA dan kredit properti komersial seperti ruko, sempat bertengger di level 4,75% dari angka “aman” 5%. 

Baca Juga : Pinjaman Online 2018: Daftar Pinjaman Dengan Bunga Wajar

Sedangkan di Amerika Serikat, mengutip hasil survei yang pernah digelar oleh National Foundation for Credit Counseling dengan NerdWallet, tercatat sekitar seperempat orang Amerika Serikat kesulitan membayar tagihan rutin tiap bulan yang mereka tanggung. Ketidakmampuan membayar tagihan tiap bulan menandakan pengelolaan uang seseorang bermasalah.

2. Gaji kamu masih ada “bekas”nya tiap bulan

HaloMoney_12Apr (5)

Sering merasa gaji atau pendapatan yang kamu hasilkan seperti amblas atau habis begitu saja seolah tanpa bersisa. Orang Amerika menyebut kondisi ini sebagai situasi “Living paycheck-to-paycheck”.

Yaitu situasi di mana kita memang memiliki  pendapatan akan tetapi pendapatan itu seluruhnya habis untuk membiayai hidup sehari-hari dari mulai makan, transportasi dan membayar tagihan rutin. Tidak ada sisa untuk tabungan hari depan ataupun sekadar untuk dana darurat. Bila ini yang tengah kamu hadapi, ini menandakan keuangan kamu masih belum sehat dan ideal.

Sebaliknya, bila kondisi keuangan kamu sekarang masih menyisakan ruang untuk penyisihan dana darurat, tabungan hari depan atau investasi, maka itu menjadi pertanda pengelolaan uang kamu sudah cukup bagus. 

3. Kamu memikirkan masa depanHaloMoney_12Apr (6)

Tidak ada seorangpun yang bisa memastikan apa yang akan terjadi di masa depan. Itulah mengapa kita perlu untuk memiliki persiapan yang memadai termasuk dari sisi finansial. Misalnya, dengan membangun kecukupan dana darurat, tabungan untuk kebutuhan dana pendidikan anak, kebutuhan dana pensiun, dan sebagainiya.

Tanda pengelolaan uang yang baik akan terlihat dari keseriusan kamu mempersiapkan kebutuhan kamu di masa depan. Nah, apa saat ini kamu sudah memiliki persiapan-persiapan tersebut? Bila iya, kamu sudah selangkah lebih maju menuju kemerdekaan finansial.

4. Kamu tidak punya utang kartu kredit

Untitled design (1)

Survei yang pernah digelar oleh Magnify Money menemukan informasi bahwa lebih dari 42% orang Amerika menanggung utang kartu kredit hingga US$ 11.000. Sungguh nilai yang luar biasa besar. Belum ada data tentang berapa rata-rata nilai utang kartu kredit orang Indonesia. 

Baca Juga : Cari Pinjaman Online? Begini Cara Pilih KTA Online Tanpa Bebani Keuangan

Banyak terjadi kasus di mana orang “terpeleset” akibat pemakaian kartu kredit yang tidak bijak. Awal mulanya mungkin sekadar menjadikan kartu kredit sebagai bagian dari pilihan alat transaksi. Namun, banyak kejadian di mana seseorang akhirnya terjebak menjadikan kartu kredit seakan seperti tambahan penghasilan yang memungkinkan mereka membeli apa saja yang mereka inginkan. Fakta bahwa kartu kredit adalah berbasis pinjaman bunga mahal, seolah terlupakan. Hingga akhirnya akan datang suatu hari di mana kita terkejut mendapati tagihan kartu kredit demikian besar.

Beberapa yang perlu kamu ingat tentang kartu kredit. Pertama, kartu kredit berbasis uang pinjaman bank berbunga mahal. Gunakan secukupnya sebagai alat transaksi nontunai, bukan tambahan penghasilan. Kedua, jangan memakai kartu kredit bila kamu tidak yakin bisa membayar tagihannya kelak, karena bunganya sangat mahal. 

Nah, bila saat ini kamu menepikan pemakaian kartu kredit, tidak punya kartu kredit atau memiliki kartu kredit akan tetapi mampu berdisiplin memakainya sesuai kebutuhan, hal itu menjadi salah satu tanda pengelolaan uang kamu sudah cukup baik.

5. Kamu mampu menutup pengeluaran tak terduga

2April_HaloMoney

Apakah kamu bisa membiayai kebutuhan mendadak dengan uang sendiri? Atau, selalu memakai kartu kredit atau utang lain atau menjual aset di kala terdesak kebutuhan mendesak? Bila kamu mampu menutup kebutuhan mendesak hanya dengan dana darurat di rekening, itu berarti pengelolaan uang kamu sudah bagus.

Tapi, sebaliknya, bila sedikit-sedikit kamu terpaksa menggesek kartu kredit untuk menutup kebutuhan darurat, kamu perlu waspada. Bisa jadi itu karena pengelolaan keuangan kamu masih kacau. Perencana keuangan memberi rekomendasi, idealnya setiap orang atau keluarga menyediakan bantalan dana darurat sebanyak 3-6 kali nilai pengeluaran rutin bulanan. 

6. Kamu melihat peningkatan kekayaan

15jan (14)

Setiap akhir tahun saat mengevaluasi kondisi keuangan, kamu bisa mendapati pertumbuhan di kolom aset. Apakah berupa aset investasi, aset uang tunai, aset perhiasan atau logam mulia, aset properti dan lain sebagainya. 

Sedang di kolom utang atau kewajiban, kamu menyaksikan nilainya selalu terkendali atau malah sudah sangat mengecil. Selamat! Ini tandanya kamu piawai mengelola keuangan. Lanjutkan hal baik ini dengan selalu mengambil keputusan cerdas terkait finansial.

Baca Juga : Cari Pinjaman Cepat P2P Lending atau Pinjaman Online Lain?

7. Kamu tidak menaruh semua telur hanya di satu keranjang

HaloMoney_12Apr (7)

Tanda pengelolaan uang kamu sudah tepat adalah, kamu melakukan diversifikasi aset. Kamu mengetahui risiko besar apabila tidak menyebar aset ke berbagai tempat. Menabung hanya di produk bank atau menggunakan saham sebagai instrumen investasi, membuat risiko kamu menjadi lebih rentan. 

Dengan menyebar aset ke berbaga instrumen seperti saham, reksadana, logam mulia, properti, produk bank, risiko yang kamu tanggung juga menjadi lebih tersebar. Dengan demikian, ketika terjadi guncangan pasar, penurunan nilai aset pun bisa lebih diminimalisasi karena penempatannya berada di berbagai tempat.

Nah, bagaimana dengan kamu? Apakah 7 tanda di atas sudah terjadi pada pengelolaan uang kamu?

Apply kartu kredit online dengan Halomoney.co.id

 

Ruisa Khoiriyah

Tentang Penulis: Ruisa Khoiriyah

Certified Financial Planner, Former Finance Journalist, Professional Writer and Editor, Financial Blogger and Lifelong Learner. Selalu ingin berbagi hal yang berguna, praktis dan bisa memberi nilai lebih bagi para pembaca, terutama seputar pengelolaan keuangan pribadi dan kampanye literasi finansial. Ruisa bisa dihubungi di ruisa@halomoney.co.id.