Transfer Uang Banyak? Coba Pahami Perbedaan LLG dan RTGS

|Posted by | Kebiasaan Keuangan, Kemerdekaan Finansial
Tags: , ,

Orang-orang mungkin sudah terbiasa kirim uang lewat transfer melalui rekening bank. Tapi, tahukah kamu perbedaan antara transfer dengan LLG dan RTGS?

Sebelum mengetahui apa perbedaan LLG dan RTGS, yang perlu kita ketahui lebih dulu yakni memahami proses bagaimana bank mengirim uang. Ketika kita melakukan transfer uang antar bank, kesannya terlihat simpel dan mudah. Kendati demikian, kadang prosesnya bisa memakan waktu cukup lama apabila salah pilih jenis transfer.

Misalnya ketika kita sedang melakukan transfer antar bank lewat teller. Kalau kamu pikir uangnya akan langsung sampai, itu belum tentu. Kamu harus mengetahui jenis transfer apa yang kamu pilih ketika mengisi slip transfer di bank?

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bahwa terdapat tiga jenis pengiriman uang yang perlu diketahui. Jika kamu memilih transfer pada slip, bisa saja uang yang akan kamu kirim lama sampainya.

Sebenarnya, selain transfer kamu juga bisa memanfaatkan beberapa jenis transaksi seperti kliring atau LLG dan RTGS. Nah saat akan melakukan transaksi, ketiga cara ini bisa dipilih.

Selain transfer kamu juga bisa memanfaatkan beberapa jenis transaksi seperti kliring atau LLG dan RTGS (Tempo.co)

Namun, karena belum banyak yang mengetahui tentang LLG dan RTGS, jadi kebanyakan orang memilih transfer saja. Agar tidak bingung, mari simak apa saja bedanya transfer biasa dengan LLG dan RTGS. Selain itu kamu juga perlu mengetahu perbedaan LLG dan RTGS, biar makin piawai soal kirim mengirim uang.  

Baca Juga : Pinjaman Tunai Cepat Tanpa Survey Mudah dan Cepat

LLG

Kliring atau Lalu Lintas Giro (LLG) adalah jenis transfer yang sangat berguna ketika kamu akan melakukan transfer antar bank. LLG dapat dilakukan melalui mobile internet banking maupun secara offline lewat teller bank. Jenis kirim uang seperti ini adalah suatu mekanisme dalam pembayaran yang mewajibkan sebuah bank untuk melakukan proses kliring (clearing) terlebih dahulu.

Jadi gini gampangnya, sebuah bank akan melakukan pemeriksaan apakah saldo rekeneningmu yang akan ditransfer benar-benar cukup atau tidak. Untuk lama pengirimannya, jenis transfer LLG bisa memakan waktu cukup lama yakni 2 hingga 3 hari kerja.

Kenapa memakan waktu lama?

Jelas saja transfer uang jenis LLG melewati pengecekan Bank Indonesia terlebih dahulu. Jadi, bank pengirim harus mengirim ke BI terlabih dahulu, berulah kemudian BI yang akan melakukan pengiriman ke bank penerima. Barulah uangmu baru akan masuk ke rekeningmu.

Penyebab lainnya mengapa transaksi LLG ini memakan waktu yang lumayan lama yakni adanya proses kliring ini akan dilakukan sesuai dengan jadwal masing-masing bank sehingga kurang fleksibel untuk memprosesnya.

RTGS

Real Time Gross Settlement (RTGS) merupakan jenis transfer uang yang bisa kamu gunakan apabila uangnya ingin lebih cepat sampai. Uang yang kamu transfer bisa langsung dikirimkan pada rekening tujuan. Kendati demikian meski memakai embel-embel real time, uang tak sampai saat itu juga, melainkan masih memerlukan waktu untuk proses pengecekan yang bisa memakan waktu 3 sampai 4 jam.

Meskipun transfer menggunakan RTGS dapat dilakukan lebih cepat, ada juga beberapa faktor yang dapat pengiriman uang tertunda. Apa sajakah itu?

Pertama, misalnya kamu akan mentransfer uang pada pukul 15.00 atau jam menjelang bank akan tutup. Maka, bisa jadi uang RTGS yang akan dikirimkan ke rekening tujuan akan sampai pada keesokan harinya ketika kantor sudah dalam jam operasional kembali.

Kemudian kedua, misalnya kamu kadung transfer uang pada penghujung bulan, misalnya tanggal 30 atau 31. Maka uang uang kamu kirim bisa sampai ke rekening tujuan selang sehari kerja. Hal tersebut karena dipengaruhi oleh adanya tutup buku dari bank yang dilakukan setiap bulannya.

Saat kamu hendak melakukan transaksi bisnis dengan nilai yang besar, RTGS dapat menjadi pilihan tepat. Misalnya kamu ingin mengirim uang sebesar Rp 100 juta atau lebih. Dengan menggunakan transaksi jenis ini, kamu tidak perlu repot melakukan tarik tunai untuk transfer uang ke rekening lain.

Nah sekarang kamu sudah memahami jenis transfer dengan menggunakan LLG dan RTGS.

Baca Juga : Pinjaman KTA Online, Solusi Tepat untuk Menambah Modal Bisnis

Perbedaan LLG dan RTGS yang perlu kita pahami

Ketahui lebih lanjut adalah soal perbedaan LLG dan RTGS (Suaramerdeka.com)

Seiring meningkatnya aktivitas perekonomian masyarakat, kegiatan mentransfer uang menjadi semakin penting. Oleh karena itu kamu juga harus pinter-pinter ketika memilih jenis transfer agar lebih efisien.

Agar kamu bisa dengan tepat memilih jenis transfer, ketahuilah perbedaan LLG dan RTGS secara spesifik. Berikut beberapa perbedaan LLG dan RTGS yang harus kamu ketahui:

Besaran jumlah transfer

Untuk besaran batasan jumlah transfer, masing-masing bank memiliki kebijakan yang berbeda tiap bank. Misalnya bank BCA, menerapkan limit transaksi LLG ke rekening bank lain dalam negeri adalah minimum Rp 10.000 dan maksimum Rp 100.000.000 per transaksi.

Sementara itu jika anda transfer dengan menggunakan jenis RTGS, maka nilai minimal transaksi ialah Rp 100 juta. Jadi dengan kata lain, RTGS adalah cara transfer uang di atas 100 juta.

Biaya dan lama pengiriman

Perbedaan LLG dan RTGS selanjutnya yakni mengenai biaya dan lama pengiriman.

Untuk jenis LLG biaya yang harus dikeluarkan oleh nasabah yakni sekitar Rp 5000 sampai Rp 15.000 per transaksi. Sedangkan untuk RTGS biayanya dipatok sebesar Rp 25.000 sampai dengan Rp 50.000 per transaksi.

Memang transfer dengan menggunakan LLG lebih murah, akan tetapi uang yang ditransfer lebih lama sampainya yakni 2-3 hari kerja. Sementara RTGS walaupun lebih mahal, sampainya uang bisa dalam hitungan jam yakni 1-3 jam saja.

Semua jenis transfer tersebut baik LLG dan RTGS tentu punya kekurangan dan kelebihan masing-masing sesuai kebutuhan nasabah. Tinggal bagaimana kita menggunakannya saja.

Selian dari kedua jenis transfer tersebut, sebagai tambahan, ada satu jenis transfer lagi yang perlu kamu ketahui, yakni jenis  transfer real time online (RTO). Transfer uang dengan RTO membutuhkan waktu paling singkat dalam pengirimannya. Artinya, dana yang dikirim akan sampai saat itu juga. Jenis transaksi ini bisa dilakukan melalui ATM, mobile atau internet banking.

Baca Juga : Kiat Agar Kamu Terhindar dari Jerat Pinjaman Online

Transfer RTO juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi ke rekening bank yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama seperti BRI, BNI, Mandiri, CIMB Niaga, Permata Bank dan lain-lain. Atau jaringan ATM lainnya seperti ATM Prima dan Cirrus.

Biaya transfernya hanya Rp5.000 – Rp7.500 tergantung kebijakan bank dan jaringan ATM-nya. Namun kekurangannya nilai transaksi dibatasi maksimal Rp25 juta per hari. Jadi tidak bisa digunakan untuk transaksi uang dalam jumlah sangat besar.

Baiklah sekarang kamu sudah mengetahui jenis-jenis transfer uang. Mulai dari yang paling cepat, sampai yang paling lama, dari yang paling murah biayanya sampai yang paling mahal, dan dari yang limitnya paling sedikit sampai ke limit yang jumlahnya cukup besar. Masing-masing pilihan punya kelebihan dan keunggulan sendiri. Jadi jangan lupa pilih jenis transfer yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu ya!

Mau mendapatkan informasi-informasi keuangan seperti di atas dengan mudah? Pantau terus website Halomoney.co.id. Selamat membaca!