Di Tahun Baru, Rumahmu Perlu Direnovasi Agar Jadi Baru

|Posted by | Kebiasaan Keuangan, Lifestyle, Tips Keluarga
Tags: , ,

Pinjaman Renovasi

Mau merenovasi rumah namun dananya masih kurang? Tidak ada salahnya kamu mencari pinjaman renovasi rumah. Tapi jangan sembarangan memilih pinjaman renovasi rumah, baca dulu kiat dan pilihannya di sini.

Awal pekan lalu, seorang teman menghubungi penulis perihal rencana renovasi rumah. Perempuan yang bekerja di sebuah perusahaan media dan tinggal di Serpong ini merasa bingung mencari pinjaman renovasi rumah yang paling tepat.

Dari sekian banyak produk yang tersedia di bank, tidak semua pinjaman layak untuk diajukan. Dia hanya punya waktu paling lama dua minggu untuk mengajukan pinjaman sambil mencari-cari kontraktor.

Memang di ujung tahun 2017 ini saat yang tepat buat kamu untuk berencana mendandani rumah. Tidak cuma niat bekerja yang mesti dipupuk di awal tahun depan, rumah tempat kamu tinggal bersama keluarga juga perlu dipoles agar lebih nyaman. Jika tempat tinggalmu lebih nyaman dari sebelum, kamu pun akan lebih bersemangat untuk bekerja dan berkarya di tahun depan.

Apalagi jika rumah tinggal kamu sering bocor, terlihat kusam, dan tua. Sebaiknya kamu tidak perlu menunda untuk merenovasi rumahmu awal tahun depan dan mulai sekarang bersiap mencari dana renovasi rumah.

Renovasi rumah juga perlu kamu lakukan jika kamu membeli rumah second. Banyak bagian dari rumah second yang perlu diperbaiki ataupun diubah agar sesuai dengan selera kamu. Dengan renovasi ini kamu sekaligus ingin memiliki desain yang “kamu banget”, bukan rumah dengan selera pemilik lama.

Ada banyak langkah yang perlu kamu siapkan sebelum renovasi. Antara lain menyiapkan dana, desain, hingga tukang yang kamu percayakan untuk mengerjakan renovasi sesuai selera.

Persiapan Renovasi Rumah

  • Buat perencanaan

Langkah terpenting ialah kamu membuat perencanaan renovasi. Antara lain memilih arsitek yang akan mendisain wajah rumah baru kamu. Setelah kamu menyetujui disain, kamu menghitung dana yang dibutuhkan sesuai spesifikasi bangunan dan bahan material yang direncanakan bersama arsitek. Jika kamu tidak menggunakan jasa arsitek, kamu bisa berdiskusi tentang bentuk rumah dan biayanya dengan koordinator tukang bangunan yang kamu percayai untuk mengerjakan renovasi rumah.

  • Skala prioritas

Selama perencanaan disain dan bagian yang akan direnovasi, kamu harus membuat skala prioritas. Jika prioritasmu menambah kamar dan menggeser kamar mandi, misalnya, kamu harus mengutamakan dua pekerjaan itu. Jangan sampai kamu tergoda untuk melakukan renovasi bagian rumah yang bukan prioritasmu saat ini sehingga anggaranmu membengkak.

  • Reuse bahan yang masih bisa dimanfaatkan

Selama renovasi rumah, pastikan kamu tetap akan menggunakan bahan bangunan lama yang masih bisa digunakan. Misalnya, lantai keramik yang masih bisa digunakan kembali, kenapa harus kamu buang? Dengan cara ini kamu bisa menghemat biaya renovasi rumah.

  • Pahami rincian biaya renovasi rumah

Selama renovasi rumah, kamu dan kontraktor harus memiliki rincian detil anggaran dari semua rencana pekerjaan di semua bagian. Misalnya biaya pembuatan kamar mandi dan kamar tidur. Pastikan bahan bangunan yang digunakan dan biaya per meternya. Begitu juga biaya dibagian lain. Dengan detil seperti itu kamu akan mendapatkan gambaran pekerjaan tukang dan biayanya. Rencana detail itulah yang menjadi pegangan kamu dan kontraktor.

  • Membeli bahan bangunan sendiri

Agar lebih hemat, kamu membeli bahan bangunan sendiri. Selain hemat, cara ini membuat kamu lebih tenang dalam mengatur biaya renovasi. Kontraktor hanya memberikan estimasi biaya dan jenis bahan bangunannya. Buatlah perjanjian di awal bahwa kamu akan membeli semua bahan bangunan sendiri, tidak diwakilkan kepada kontraktor.

  • Jeli memilih kontraktor dan tukang bangunan

Memilih kontraktor dan tukang merupakan tahap yang sangat krusial dalam renovasi rumah. Pilihlah kontraktor yang telah memiliki pengalaman yang mumpuni. Pengalaman ini bisa dibuktikan dengan contoh hasil renovasi rumah yang telah dia kerjakan. Selain itu, pastikan rekam jejak kontraktor tersebut cukup baik, tidak mengecewakan. Rekam jejak bisa kamu tanyakan kepada konsumen yang rumahnya telah dikerjakan oleh kontraktor.

  • Membuat perjanjian

Jangan lupa untuk membuat perjanjian tertulis dengan kontraktor agar kamu dan kontraktor mempunyai ikatan pekerjaan yang jelas. Di dalam perjanjian kerja tersebut, kamu jelaskan lingkup pekerjaan, tanggungjawab masing-masing pihak, rencana waktu pekerjaan, dan biayanya.

  • Minta garansi tiga bulan

Setelah renovasi rumah selesai, kontraktor biasanya memberikan garansi waktu selama tiga bulan. Selama tiga bulan itu, jika pemilik rumah masih merasakan keganjilan atas pekerjaan kontraktor, kontraktor harus memperbaikinya. Misalnya, pemasangan keramik tidak rata, atap rumah masih bocor, ada kesalahan pemasangan pipa air, hingga dinding rumah yang mengelupas, semua itu masih ditanggung oleh kontraktor, tanpa perlu biaya sepeserpun dari kamu.

Memilih Pinjaman Renovasi Rumah

Mencari pinjaman merupakan langkah yang masih wajar bila kamu ingin merenovasi rumah. Dengan renovasi rumah, harga rumahmu akan meningkat. Dengan catatan, kamu melengkapinya dengan izin mendirikan bangunan ke pemda setempat. Dengan legalitas ini, bank benar-benar akan menghitung nilai rumah berdasarkan hasil renovasi rumah.

Pinjaman renovasi rumah berbasis pinjaman tanpa agunan atau KTA sejauh ini lebih menguntungkan dan cepat daripada pinjaman multiguna. Dengan KTA, kamu bisa mendapatkan pinjaman tanpa perlu memberikan agunan berupa sertifikat rumah. Kamu cukup melengkapi dokumen pribadi dan bukti penghasilan.

Baca juga: Tips dan Syarat Pengajuan KTA yang Perlu Kamu Ketahui.

Saat memilih KTA renovasi rumah, sebaiknya kamu memilih pinjaman dengan plafon yang cukup besar dan tenor yang lumayan panjang. Umumnya, pinjaman KTA bisa diajukan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 300 juta, dengan tenor mulai dari 3 tahun hingga 5 tahun.

Fasilitas tenor yang cukup panjang ini akan meringankan kamu untuk melunasi cicilan KTA renovasi rumah. Dengan asumsi nilai rumahmu akan bertambah sekitar 10%-15% setiap tahun, maka bunga KTA renovasi rumah masih terkompensasi dengan kenaikan harga rumahmu. Tetapi jika kamu bisa melunasi dengan tenor cepat, satu atau dua tahun, ini akan jauh lebih baik agar kamu tidak menumpuk utang.

Kriteria ketiga ialah bunga yang murah. Saat ini beberapa bank menawarkan KTA dengan bunga kurang dari 1% per bulan. KTA tersebut bisa menjadi alternatif pendanaan buat kamu.

Berikut ini pilihan pinjaman renovasi rumah yang bisa kamu pertimbangkan:

  • Hana Bank

hana_1_pc_new

KEB Hana Bank menawarkan pinjaman dengan bunga yang cukup rendah, yakni 0,95% per bulan. Dalam setahun, bunganya tak sampai 12% atau tepatnya 11,76%. Berikut ini spesifikasinya:

  • Pinjaman tersedia mulai Rp 5 juta sampai Rp 200 juta
  • Periode cicilan sampai 36 bulan
  • Tawaran bunga menarik mulai 0,95% bila mengajukan melalui HaloMoney.co.id.
  • Penghasilan nasabah minimal Rp 3,5 juta per bulan.
  • Nasabah adalah pegawai tetap dengan masa kerja minimal 1 tahun
  • KTA Bank Hana tidak mensyaratkan nasabah memiliki kartu kredit, namun cukup memiliki cicilan yang sedang berjalan seperti cicilan rumah atau kendaraan.

Pengajuan KTA KEB Hana Bank melalui HaloMoney.co.id, klik di sini.

  • KTA Bank DBS 

DBS_1_pc

Dana Bantuan Sahabat dari Bank DBS Indonesia bisa diajukan hingga Rp 200 juta dengan bunga 0,95% flat per bulan. Bunga ini untuk warga Jabodetabek. Bagi warga Bandung dan Surabaya bunganya 1,49% flat ber buan.

Baca Juga : Butuh Pinjaman Online Mudah? inilah Pinjaman Tanpa Syarat Ribet

  • Pilihan jangka waktu cicilan 12, 24 dan 36 bulan
  • Pinjaman hingga Rp 200 juta
  • Penghasilan minimal Rp 3 juta per bulan (karyawan) atau Rp 5 juta per bulan (wiraswasta)
  • Tidak wajib melampirkan slip gaji, tetapi perlu pelampiran KTA , nomor telpon kantor dan nama perusahaan tempat bekerja.
  • Calon debitur perlu memiliki kartu kredit dengan limit minimal Rp 8 juta

Kamu bisa mengajukan aplikasi melalui HaloMoney.co.id, cukup dengan mengisi data diri. Klik di sini untuk mengajukan KTA Bank DBS dan biarkan tim sales HaloMoney.co.id membantu memproses aplikasimu.

  • KTA Standard Chartered Bank

SCB_1_pc

Bank asal Inggris, Standard Chartered Bank, menawarkan kredit tanpa agunan yang bisa memberikan plafon pinjaman sampai Rp 300 juta. Bunga KTA Standard Chartered sebesar 0,98% per bulan jika pinjaman yang kamu ajukan dan disetujui nilainya lebih dari Rp 125 juta.

Baca Juga : Cari Pinjaman Cepat di P2P Lending atau Pinjaman Online Lain?

Berikut spesifikasinya:

  • Bunga 0,98% per bulan untuk pengajuan online di HaloMoney.co.id atau di situs Standard Chartered Indonesia. Pengajuan hingga 31 Desember 2017 dan disetujui sampai 15 Januari 2018.
  • Pinjaman Rp 50 juta-Rp 125 juta 1,29% per bulan dan kurang dari Rp 50 juta sebesar 1,59%.
  • Pinjaman disetujui dalam waktu 3 hari kerja.
  • Calon peminjam telah memiliki kartu kredit dengan limit minimal Rp 8 juta
  • Periode cicilan mulai 12 bulan sampai 60 bulan
  • Calon peminjam melampirkan slip gaji asli 2 bulan terakhir dan kartu kredit dengan limit Rp 6 juta.

Pengajuan KTA Standard Chartered bisa melalui HaloMoney.co.id, klik di sini.

Gunakan situs HaloMoney.co.id untuk membandingkan dan mengajukan kartu kredit dan kredit tanpa agunan (KTA) dari berbagai bank.

https://www.halomoney.co.id/id

Umar Idris

Tentang Penulis: Umar Idris

Penulis masih suka mengikuti perkembangan ekonomi makro, investasi, dan industri keuangan, sesuai minatnya saat masih menjadi editor di Gramedia Group. Penulis bisa dihubungi melalui umar@halomoney.co.id atau @umaridriss