Mau Ajukan Pinjaman Dengan Agunan? Baca Dulu Ulasan Berikut!

|Posted by | Bisnis, Hunian, Kartu Kredit, Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Tanpa Agunan, KTA, Strategi Utang, Transaksi Nontunai
Tags: , , ,

Pinjaman Agunan

Kamu sedang berpikir untuk mengajukan pinjaman dengan agunan untuk memperluas usaha? Sebaiknya kamu perhatikan berbagai hal berikut ini. Ajukan pinjamannya di HaloMoney.co.id!

Banyak sekali yang dapat dilakukan untuk memperoleh dana pinjaman. Salah satunya yaitu pinjaman dengan agunan berupa sertifikat tanah dan barang berharga lainnya. Beberapa bank saat ini memberi fasilitas pinjaman dengan nominal tertentu yang dapat kamu manfaatkan untuk menyiasati aneka macam kebutuhan.

Pinjaman tersebut bisa diperoleh dengan proses yang sangat mudah. Tapi, ingatlah bahwa meminjam berarti menjaga kepercayaan. Jadi, kamu harus perhatikan berbagai hal detail yang berkaitan dengan pinjaman tersebut. Simak ulasan berikut!

pinjaman-dengan-agunan-image-1

Jenis pinjaman atau kredit berdasarkan jangka waktu pengembalian

Sebelum membahas secara detail pinjaman dengan agunan dan berbagai hal yang perlu kamu perhatikan, alangkah baiknya kamu ketahui dulu jenis pinjaman atau kredit berdasarkan jangka waktu pengembalian.

Informasi ini penting buat kamu yang sedang membutuhkan pinjaman ini. Kamu bisa mengetahui jenis pinjaman apa yang sesuai dengan kebutuhanmu.

  • Kredit jangka pendek

Pada pinjaman jenis ini, bank memberi waktu pelunasan tidak lebih dari setahun. Biasanya debitur yang mengambil kredit ini mengambil kredit ini untuk membangun bisnis skala mikro hingga menengah.

  • Kredit jangka menengah

Pada pinjaman jenis ini, bank memberi jangka waktu pengembalian yang lebih lama dari pinjaman jangka pendek. Biasanya jangka waktu 1 tahun hingga 3 tahun.

Baca Juga : Cari Pinjaman Online? Begini Cara Pilih KTA Online Tanpa Bebani Keuangan

  • Kredit jangka panjang

Pada pinjaman jenis ini, jangka waktu yang diberikan pihak bank kepada debitur cukup panjang, yaitu lebih dari tiga tahun. Pinjaman jenis ini biasanya dimanfaatkan untuk mengerjakan proyek-proyek yang besar, yang proses balik modalnya juga memerlukan tempo yang cukup lama. Misalnya proyek investasi apartemen, pembangunan jalan, gedung perkantoran, dan lain-lain.

Jadi, jika kamu membutuhkan pinjaman yang bersifat konsumtif seperti untuk renovasi rumah, pernikahan, sebaiknya kamu menggunakan pinjaman jangka pendek dengan tenor singkat, maksimal 2 atau 3 tahun.

Selain itu, ada juga jenis pinjaman yang diberikan berdasarkan sifat penggunaannya. Seperti yang sering kita dengar jika ditawari kredit dari bank atau lembaga keuangan non-bank. Seperti pinjaman KPR, atau Kredit UKM, dan sebagainya. Pinjaman usaha dan KPR dapat kamu ambil dengan tenor yang cukup panjang, lebih dari tiga tahun. Khusus kredit usaha (UKM), bisa 

Perbedaan pinjaman dengan agunan dan kredit tanpa agunan (KTA)

Kamu perlu mengetahui perbedaan pinjaman dengan agunan dan kredit tanpa agunan. Ini berguna ketika kamu bisa membandingkan sesuai kebutuhan pinjamanmu.

  • Pinjaman tanpa agunan atau kredit tanpa agunan (KTA)

Sesuai dengan namanya, pinjaman tanpa agunan ini dapat kita lakukan tanpa memberikan jaminan atau agunan apapun. Pinjaman tanpa agunan atau Kredit Tanpa Agunan (KTA), ini sangat cocok bagi kamu yang memang tidak ingin menjaminkan aset yang kamu miliki.

Selain itu, pinjaman KTA juga memiliki waktu pencairan yang relatif lebih cepat, namun nominal yang dipinjamkan juga memiliki limit yang tidak terlalu besar. Biasanya nominal maksimal yang akan dikeluarkan bank hanya berkisar Rp 50.000.000,00.

Baca Juga : Cari Pinjaman Cepat di P2P Lending atau Pinjaman Online Lain?

Dalam jenis pinjaman ini, bunga yang ditawarkan biasanya juga relatif tinggi. Jika di pinjaman dengan agunan bunganya 1% per bulan atau 12% per tahun, maka pinjaman tanpa agunan umumnya mengenakan bunga 1,4% per bulan atau 16,8% per tahun. Ini belum termasuk biaya lain. 

Jadi, pastikan kamu telah memperhitungkan dengan matang bunga yang harus kamu bayar dan cicilannya. Pastikan cicilan tersebut tidak akan menyusahkan dikemudian hari.

Sehubungan dengan tenor atau jangka waktu pelunasan kredit, pinjaman KTA biasanya hanya diberikan waktu sekitar 1-2 tahun. Di sisi lain, syarat-syarat KTA yang diperlukan bisasanya lebih sedikit dan tidak terlalu merepotkan.

Selain itu, pinjaman KTA ini cenderung dipakai oleh nasabah untuk hal-hal yang bersifat mendesak, seperti membayar uang sekolah, renovasi rumah saat musim hujan, atau untuk membeli barang untuk keperluan bisnis.

  • Pinjaman dengan agunan

Berbeda dengan pinjaman dengan agunan. Pinjaman dengan agunan membutuhkan aset yang dijaminkan dalam proses peminjamannya. Seperti sertifikat rumah, bukti kepemilikan kendaraan, hingga sertifikat lainnya. 

Di sisi lain, bunga pinjaman dengan agunan umumnya lebih rendah jika dibandingkan dengan pinjaman KTA.

Selain bunga yang lebih rendah, tenor yang diberikan biasanya juga relatif lebih panjang. Bank dapat memberikan tenor hingga 10-25 tahun masa cicilan untuk kredit dengan agunan.

Perbedaan lainnya dari sisi nominal kredit. Nominal yang dapat diajukan untuk dipinjam cenderung lebih besar, hingga ratusan juta dan miliaran rupiah.

Namun, perlu kamu ketahui, karena nominal yang diajukan cenderung besar maka syarat yang diajukan tentunya lebih rumit, dan proses pencairan dana juga akan berlangsung cukup lama karena akan ada proses appraisal (penilaian) yang dilakukan oleh bank.

5 Hal penting sebelum kamu mengajukan pinjaman dengan agunan

Buat kamu yang ingin mengajukan pinjaman dengan agunan, tentu ada lima tips yang perlu kamu perhatikan. Yakni:

  • Perkirakan nominal pinjaman yang akan diajukan

Nominal pinjaman yang kamu ajukan pada bank harus diperhitungkan dengan baik dan ditentukan dengan bijak. Nominal pinjaman yang kamu ajukan perlu disesuaikan dengan nilai agunan yang diserahkan pada bank.

Selain itu, nominal yang kamu pinjam juga perlu ditentukan berdasarkan kebutuhan sehingga tujuan mengajukan pinjaman menjadi lebih jelas dan tepat sasaran. Menentukan nominal pinjaman dengan tepat juga perlu dilakukan sesuai kemampuan sehingga pengembalian pinjaman lancar.

  • Pilih bank yang tepat

Dalam mengajukan pinjaman dan memberi sertifikat tanah sebagai jaminannya, kamu harus memastikan bahwa bank yang dipilih adalah bank yang tepat, profesional dan berkualitas. Tujuannya supaya dana pinjaman yang kamu perlukan bisa diperoleh dalam waktu singkat dan pengembalian sertifikat yang diagunkan dapat berjalan tanpa kendala.

Artinya, profesionalitas bank yang kamu pilih amat menentukan kelancaran dan keberlangsungan proses pinjaman yang kamu ajukan sehingga memilih bank yang tepat dan terpercaya wajib dilakukan dengan cermat.

  • Pinjaman dengan agunan juga disediakan lembaga non bank

Pinjaman dengan agunan tidak hanya disediakan bank. Pinjaman tersebut juga disediakan oleh lembaga keuangan non bank. Yakni perusahaan pembiayaan atau multifinance. Antara lain Smart Finance. Kamu dapat mengajukan pinjaman dengan agungan dari Smart Finance di HaloMoney.co.id dengan cara mengagunkan sertifikat kepemilikan kendaraan mobil atau motor. Pengajuan Smart Finance di Halomoney klik di sini.

  • Perbanyak info tentang produk pinjaman

Mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai produk pinjaman yang ditawarkan oleh bank perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pengajuan pinjaman dapat berjalan sesuai rencana. Pastikanlah produk pinjaman tersebut menyediakan plafond yang sesuai dengan nominal pinjaman yang kamu inginkan.

Selain itu, pastikan juga syarat dan ketentuannya mudah dipenuhi sehingga pengajuan pinjaman bisa diterima. Jangan lupa, info mengenai bunga, cara pembayaran, jangka waktu pinjaman dan lain sebagainya juga perlu kamu ketahui sebelum mengajukan pinjaman.

  • Perhitungkan total biaya yang harus dikembalikan

Menghitung nominal bunga yang harus dibayar dan total uang yang wajib dikembalikan ketika mengajukan pinjaman perlu dilakukan dengan baik dan maksimal. Pastikanlah pihak bank memberikan biaya yang terjangkau dan bunga yang rendah sehingga pengembalian uang pinjaman dapat dilakukan dengan baik dan tanpa kendala.

Selain itu, memperhitungkan biaya juga dilakukan agar sertifikat tanah yang kamu serahkan dapat segera diambil kembali sesuai prosedur yang diberikan.

  • Ikuti semua prosedur dari awal hingga pengembalian jaminan dilakukan

Menyerahkan dokumen persyaratan pinjaman, formulir dan jaminan perlu dilakukan pada saat mengajukan pinjaman. Nantinya pihak bank akan memproses dan mengambil persetujuan atas pinjaman yang kamu ajukan.

Bila pinjaman diterima, maka dana pinjaman akan segera dicairkan. Kemudian, kamu perlu membayar atau mengembalikan biaya pinjaman sesuai prosedur yang sudah disepakati hingga tahap pelunasan. Dengan begitu, jaminan bisa diperoleh kembali jika semua sudah diselesaikan.

Baca Juga : Pinjaman Uang Online Pilihan Bagi Kamu yang Membutuhkan

Nah, demikian penjelasan berbagai tips dan hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mengajukan pinjaman di salah satu bank terpercaya. Mengagunkan sertifikat tanah perlu dilakukan di bank yang tepat agar proses pinjaman berjalan lancar dari awal sampai pelunasannya terselesaikan.

Apabila semua proses dan prosedur pinjaman diikuti dengan baik sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemberi pinjaman, kamu bisa mendapatkan pinjaman yang kamu perlukan sesuai dengan rencana.

Selamat mengajukan pinjaman dengan agunan. Kamu bisa mengajukan pinjaman dengan agunan di HaloMoney.co.id, disamping mengajukan dan membandingkan kartu kredit dan kredit tanpa agunan. We compare, you save.

Tentang Penulis: Riri Anggraheni Eka Rimandasari

Riri Anggraheni Eka Rimandasari started her career as journalist on television and newspaper. Riri designs her career in various roles, she is also a freelancer in the field of SEO, business, blogging and event organizing. Her mission is to inspire many people through her work and activities. Until now she actives in various social NGO.