Cari Pinjaman Cepat di P2P Lending atau Pinjaman Online Lain?

|Posted by | Berita Keuangan, Kredit Tanpa Agunan, Online, Strategi Utang
Tags: , , , , , ,

pinjaman online

Banyak penawaran pinjaman cepat melalui perusahaan teknologi finansial, apakah itu di situs perbandingan keuangan, marketplace Peer to Peer atau pinjaman cepat online biasa. Mana yang lebih tepat menjadi pilihan?

Perkembangan dunia internet melahirkan pula banyak penawaran pinjaman yang memanfaatkan platform online untuk menjaring kalangan yang butuh dana tunai. Masyarakat saat ini tidak cuma memiliki pilihan terbatas bila membutuhkan pinjaman.

Bila dahulu tempat meminjam uang yang terpikir adalah bank, perusahaan pembiayaan atau multifinance, pegadaian, koperasi, sampai rentenir di pasar-pasar dan kerabat atau saudara, maka kini pilihan tempat meminjam uang jadi semakin banyak seiring perkembangan teknologi finansial (financial technology).

Saat ini, banyak bermunculan platform pinjaman cepat yang bisa diperoleh berbagai kalangan melalui kanal online. Mulai dari pinjaman yang ditawarkan melalui situs perbandingan produk keuangan (financial comparison websites)platform peer to peer lending (P2P) atau crowdfunding, sampai pinjaman langsung dari sebuah institusi yang bisa diakses online (quicklending).

Mana yang lebih menarik menjadi pilihan? Setiap pilihan kanal pinjaman yang tersedia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu bisa menimbang mana tempat pinjaman yang paling tepat untuk mendukung kebutuhan kamu.

Marketplace Peer to Peer Lending

pinjaman cepat

Marketplace pinjaman dengan skema peer to peer lending (P2P Lending) berarti sekelompok orang meminjami sekelompok lain atau individu lain yang membutuhkan pinjaman dana tunai. Kelompok yang meminjami disebut kreditur. Kreditur ini bisa juga disebut investor karena dia meminjamkan dana yang dia miliki pada orang lain dan menerima pengembalian dana pinjaman yang sudah berkembang dengan tambahan bunga.

Adapun peminjam biasanya adalah individu atau perusahaan yang memberikan agunan tertentu. Umumnya berupa invoice atau surat tagihan kepada perusahaan lain. Tenor pinjaman yang biasanya tersedia dalam marketplace peer to peer lending ini biasanya tidak panjang, maksimal 24 bulan. Ini berbeda dengan kredit tanpa agunan dari bank yang menyediakan tenor pinjaman sampai 36 bulan bahkan ada yang sampai 60 bulan.

Baca Juga :Butuh Pinjaman Online Mudah? Inilah Pinjaman Tanpa Syarat Ribet!

Di Indonesia, ada beberapa perusahaan teknologi finansial yang menyediakan platform marketplace pinjaman dengan konsep P2P Lending seperti ini. Sebut saja, Investree, Modalku, Koinworks, Amartha, dan lain-lain.

Kelebihan meminjam uang di Marketplace P2P Lending

Ada beberapa kelebihan bila kamu memutuskan meminjam dana tunai di marketplace berplatform P2P Lending:

  • Proses cepat

    Penyedia platform P2P Lending biasanya mengklaim proses verifikasi pinjaman yang layak didanai akan berjalan lebih cepat. Rata-rata  membutuhkan waktu 3 hari untuk proses analisis, seleksi dan persetujuan. Setelah itu, pinjaman yang lolos seleksi akan dibuka penawarannya pada para investor atau kreditur yang tertarik mendanai. Proses penawaran maksimal memakan waktu 14 hari.

  • Plafon pinjaman bisa miliaran

    Bila pinjaman di bank untuk jenis kredit tanpa agunan hanya mencapai ratusan juta rupiah, maka pinjaman di marketplace P2P Lending bisa di atas Rp 500 juta bahkan miliaran rupiah. Memang, pinjaman P2P Lending mensyaratkan agunan berupa invoice. Berbeda dengan KTA di bank yang sama sekali tidak mensyaratkan agunan.

  • Bunga bersaing

    Bunga pinjaman di marketplace P2P Lending bisa lebih rendah dibandingkan bunga pinjaman di bank untuk tipe pinjaman yang serupa. Pinjaman di P2P Lending bunganya bisa di bawah 1% per bulan. Sebagai contoh, di Koinworks, bunga pinjaman terentang mulai 0,75% per bulan atau 9% per tahun. KTA di bank juga ada yang memberi bunga di bawah itu, tapi rata-rata menetapkan di atas 1%.

  • Tanpa jaminan

    Meminjam di marketplace P2P Lending pada umumnya tidak mensyaratkan agunan. Paling banyak agunan yang diminta adalah surat tagihan atau invoice dari payor atau perusahaan. Misalnya, kamu adalah perusahaan desainer grafis yang memiliki invoice atau surat tagihan pada perusahaan lain senilai Rp 100 juta. Nah, surat tagihan itulah yang bisa kamu jadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman di marketplace P2P. Jadi, jaminan yang diminta tidak berupa rumah atau aset keras lain.

  • Tanpa BI Checking

    Penyedia platform P2P Lending membangun sistem penilaian reputasi kredit sendiri. Mereka tidak menggunakan Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia atau BI Checking untuk mengecek reputasi kredit si calon peminjam. Jadi, bila kamu merasa layak meminjam dana namun terhalang oleh status BI Checking yang masih bermasalah, kamu bisa menimbang untuk mencari pinjaman di marketplace P2P Lending.

Kekurangan meminjam uang di Marketplace P2P Lending

Meminjam uang di marketplace P2P Lending memiliki beberapa kekurangan bila dibandingkan KTA di bank atau jenis pinjaman online lain. Berikut ini di antaranya:

  • Ragam biaya banyak

    Umumnya meminjam dana di P2P Lending dibebani beberapa biaya, yaitu biaya administrasi yang dikenakan oleh penyedia platform, biaya bunga yang dibayarkan peminjam pada para kreditur/investor, biaya keterlambatan pembayaran pinjaman, biaya pembatalan pengajuan pinjaman, dan lain sebagainya. Biaya administrasi dikenakan sekitar 2%-5%.

  • Pinjaman hanya cocok untuk jangka pendek

    Tenor pinjaman di marketplace P2P Lending tidak panjang. Maksimal 24 bulan. Tenor pinjaman terpendek mulai 30 hari juga tersedia. Pilihan pinjaman di platform ini cocok untuk jangka pendek karena bila tenor semakin panjang, maka biaya bunga akan semakin mahal.

  • Pembayaran tidak menyicil

    Pembayaran pinjaman melalui marketplace P2P Lending pada umumnya tidak ada opsi cicilan. Ini berbeda dengan KTA di bank yang pembayarannya bisa menyicil tiap bulan sehingga lebih ringan bagi arus kas si peminjam. Pinjaman di marketplace P2P Lending dibayarkan secara langsung 100% ditambah bunga pinjaman ketika tenor berakhir atau sebelum periode pinjaman selesai.

Meminjam melalui comparison financial technology

pinjaman cepat

Kamu juga bisa mengajukan pinjaman melalui perusahaan perbandingan produk keuangan atau financial comparison site seperti HaloMoney.co.id. Bedanya dengan marketplace P2P Lending, mengajukan pinjaman di perusahaan perbandingan produk keuangan berarti kamu mengajukan pinjaman ke bank.

Perusahaan financial comparison berperan sebagai penghubung antara bank dengan calon peminjam. Bagi bank, keberadaan perusahaan seperti HaloMoney.co.id akan memudahkan  bank menemukan calon peminjam yang berkualitas. Bagi peminjam, perusahaan teknologi finansial seperti HaloMoney.co.id akan memudahkannya menemukan pinjaman yang tepat dan membuka peluang lebih besar agar aplikasi pinjamannya diterima oleh bank.

Berikut ini penjelasan lebih lanjut.

Kelebihan meminjam melalui situs perbandingan keuangan

  • Mudah menemukan produk pinjaman terbaik

    Mengajukan pinjaman melalui perusahaan financial comparison seperti HaloMoney.co.id, akan memudahkan kamu menemukan pinjaman yang tepat sesuai kebutuhan. Sebagai situs perbandingan produk finansial, mereka memiliki platform unik yang mengantarkan kamu mendapatkan produk paling tepat. Kamu bisa langsung membandingkan biaya dan keuntungan antara satu produk dengan produk lain sekaligus langsung memasukkan aplikasi. Jadi, lebih menghemat waktu dan energi ketimbang mengajukan ke satu per satu bank/lender.

  • Tidak ada biaya tambahan

    Mengajukan pinjaman melalui perusahaan perbandingan produk finansial seperti HaloMoney.co.id tidak dibebani biaya tambahan. Kamu hanya dikenakan bunga pinjaman yang dipatok oleh bank. Biaya layanan oleh perusahaan financial comparison tidak ada.

  • Bila ditolak, masih bisa beralih ke pinjaman lain

    Bila pengajuan pinjaman kamu ke sebuah bank melalui website perbandingan keuangan seperti HaloMoney.co.id ternyata tidak lolos, kamu masih bisa mengajukan pinjaman ke bank atau lender lain yang berpelung menyetujui pengajuan kamu.

  • Tidak perlu mendatangi bank

    Pengajuan pinjaman melalui website perbandingan keuangan seperti HaloMoney.co.id juga bisa membantu kamu menghemat waktu. Proses pengajuan bisa kamu lakukan secara online. Sedangkan untuk persyaratan dokumen yang dibutuhkan, ada tenaga kurir yang akan menjemput dokumen kamu.

  • Bunga bersaing

    Dibandingkan dengan platform pinjaman marketplace P2P Lending atau platform quicklending, bunga pinjaman melalui comparison website, bisa jauh lebih murah. Ada banyak bank yang menyediakan pinjaman di bawah 1% per bulan.

  • Tanpa agunan dan tanpa kartu kredit

    Pinjaman juga diberikan tanpa syarat agunan tertentu. Beberapa produk pinjaman yang tersedia di financial comparison site seperti HaloMoney.co.id juga tidak mensyaratkan kepemilikan kartu kredit dan tidak ada syarat slip gaji, bahkan ada juga yang tanpa syarat BI checking. Kamu bisa meneliti lebih jauh apa saja pilihan produknya.

  • Periode pinjaman panjang

    Produk yang ditawarkan melalui perusahaan perbandingan produk keuangan pada dasarnya adalah produk perbankan. Sebagaimana rata-rata produk pinjaman bank, pilihan tenor atau periode pinjaman yang tersedia juga cukup panjang, sampai 36 bulan bahkan 60 bulan.

  • Plafon pinjaman besar

    Nilai plafon pinjaman yang disediakan juga besar, mulai Rp 5 juta sampai Rp 300 juta. Sehingga, pilihan meminjam di platform ini tepat bagi kamu yang membutuhkan pinjaman dalam jumlah besar.

Kekurangan meminjam melalui situs perbandingan

Walau banyak memiliki kelebihan, ada pula kekurangan meminjam uang melalui situs perbandingan keuangan, antara lain:

  • Proses sedikit lebih lama

    Pada dasarnya, bila kamu meminjam dana melalui perusahaan perbandingan produk keuangan seperti HaloMoney.co.id, sebenarnya kamu meminjam ke perbankan. Jadi, syarat dan ketentuan mengikuti aturan yang diterapkan oleh bank tersebut. Rata-rata proses pemberian pinjaman memakan waktu hingga 14 hari kerja. Sebelum sampai di bank, kamu akan ditelepon dulu untuk dibantu prosesnya oleh tenaga telesales HaloMoney.co.id. Ini akan membantu menyingkat waktu proses bersama bank.

  • Hanya dihubungi bila dinilai memenuhi syarat awal

    Perusahaan perbandingan produk keuangan seperti HaloMoney.co.id hanya akan menghubungi calon peminjam yang dinilai memenuhi syarat sebagai peminjam. Jadi, jangan terburu kesal bila tak jua dihubungi oleh telesales HaloMoney.co.id. Bila kamu dinilai memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh bank, HaloMoney.co.id akan segera menghubungi kamu untuk dibantu proses pengajuan pinjaman.

Pinjaman Cepat Online (Quick Lending)

Related image

Pilihan produk pinjaman di era digital juga semakin banyak disediakan secara online oleh banyak pihak atau perusahaan. Perusahaan-perusahaan ini bertindak sebagai penyedia pinjaman (lender) yang menawarkan pinjaman melalui platform online. Misalnya, UangTeman, DoctorRupiah, TunaiKita, dan lain-lain.

Sebenarnya, perusahaan penyedia uang cepat seperti ini sama halnya dengan jasa dana tunai cepat yang banyak dipromosikan di pinggir jalan. Bedanya hanya, kali ini pinjaman ditawarkan secara online melalui internet.

Kelebihan meminjam uang di platform quicklending

Meminjam uang di penyedia pinjaman online memiliki beberapa kelebihan:

  • Proses cepat dan mudah

    Proses pengajuan pinjaman tidak memakan waktu lama, sekitar 3 hari saja selama persyaratan terpenuhi. Syarat yang ditetapkan agar bisa mendapatkan pinjaman juga mudah, rata-rata platform quicklending hanya mensyaratkan KTP, foto diri atau selfie, slip gaji atau surat keterangan usaha.

  • Tidak ada BI Checking

    Sama halnya marketplace P2P Lending, meminjam uang di platform uang cepat seperti itu juga tidak mensyaratkan BI Checking. Ini tentu menguntungkan bagi kamu yang membutuhkan pinjaman namun memiliki masalah di BI Checking.

  • Tanpa jaminan

    Meminjam uang di perusahaan kreditur online seperti ini tidak mensyaratkan agunan apa-apa. Maka itu, ada konsekuensi biaya yang sangat mahal untuk mengompensasi risiko kredit bermasalah.

Kekurangan meminjam di platform quicklending

Di balik kemudahan meminjam di platform uang cepat, ada juga banyak kekurangan meminjam di platform ini:

  • Bunga sangat mahal

    Bunga pinjaman meminjam uang di platform seperti ini sangat mahal. Bunganya bisa 1% per hari atau 30% selama periode pinjaman 30 hari. Beberapa platform lain mengenakan bunga pinjaman 6%-10,5% per bulan atau 120% per tahun! Bandingkan dengan meminjam di bank melalui produk KTA yang bunganya rata-rata di kisaran 1% per bulan atau 12% per tahun.

  • Plafon pinjaman kecil atau terbatas

    Meminjamn di platform quicklending seperti ini tidak memungkinkan kamu meminjam dana dalam nilai besar. Sebagian besar perusahaan penyedia pinjaman cepat online seperti ini menawarkan pinjaman paling banyak Rp 3 juta, tidak pernah sampai menyentuh Rp 10 juta. Ini tentu tidak cocok bagi kamu yang membutuhkan pinjaman dalam jumlah besar.

  • Tenor pinjaman pendek

    Selain plafon pinjaman yang kecil, periode pinjaman juga pendek. Jarang sekali tersedia periode pinjaman lebih dari 30 hari. Bunga pinjaman dihitung harian sehingga periode pinjaman biasanya dalam satuan hari. Bila kamu tidak memiliki cukup waktu untuk membayar pinjaman dalam rentang sangat pendek seperti ini, lupakan saja opsi meminjam di platform quicklending ini. Pasalnya, selain biayanya sangat mahal, bila sampai kamu telat membayar pinjaman, biayanya akan semakin berlipat-lipat dan dapat menjadi boomerang masalah finansial.

https://www.halomoney.co.id/id

Itulah perbandingan pilihan pinjaman cepat di berbagai platform. Setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa kamu pertimbangkan.

Di situs Halomoney.co.id, Anda bisa mengajukan diri menjadi  nasabah dan menemukan produk Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) terbaik sesuai kebutuhan.

HaloMoney NEW Logo

 

Ruisa Khoiriyah

Tentang Penulis: Ruisa Khoiriyah

Certified Financial Planner, Former Finance Journalist, Professional Writer and Editor, Financial Blogger and Lifelong Learner. Selalu ingin berbagi hal yang berguna, praktis dan bisa memberi nilai lebih bagi para pembaca, terutama seputar pengelolaan keuangan pribadi dan kampanye literasi finansial. Ruisa bisa dihubungi di ruisa@halomoney.co.id.