Biaya Balik Nama Mobil dan Prosedur Balik Nama

|Posted by | Kebiasaan Keuangan, Lifestyle, Pajak, Tips Keluarga
Tags: , ,

Biaya_Balik_Nama_Mobil

Ingin beli mobil bekas dan butuh bayar bea balik nama, berapa sih biaya balik nama mobil? Bagaimana cara menghitung bea baliknya? Daripada penasaran, yuk simak penjelasan berikut!

Kenyamanan berkendara dengan mobil menjadikan alasan banyak orang berbondong-bondong memilikinya. Bahkan bagi sebagian orang, memiliki mobil bekas tak masalah asalkan memberikan kenyamanan, terutama bagi orang tercinta.

Namun, ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan saat membeli mobil bekas. Misalnya saja, soal biaya balik nama mobil. Ketika sudah berpindah tangan, maka ada keharusan dalam membayar biaya balik nama nobil untuk kepemilikan mobil tersebut. Lalu, berapa biaya balik nama dan bagaimana menghitung bea balik mobil tersebut? Mari kita bahas satu per satu.

Biaya-biaya balik nama mobil

Masih banyak orang enggan untuk mengurus biaya balik nama mobil karena khawatir dengan tingginya biaya. Apakah kamu salah satunya? Perlu kamu ketahui, jika dihitung-hitung lagi, biaya balik nama mobil tak terlalu tinggi kok. Biaya balik nama mobil dibagi ke dalam dua bagian, yaitu biaya pajak dan biaya di luar pajak:

1. Biaya pajak

  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan (SWDKLLJ)

Pernah mendengar istilah ini? Sumbangan yang satu ini merupakan biaya yang sudah ditentukan oleh pemerintah sehingga bersifat wajib. Umumnya, kamu perlu membayar senilai Rp 143.000 untuk mobil penumpang non-angkutan.

  • Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)

Setelah SWDKLLJ, ada lagi istilah komponen biaya balik nama mobil yaitu BBN-KB. Biaya ini merupakan biaya yang harus dibayarkan ketika kamu membeli kendaraan baru hingga bekas. Biaya tentu berbeda-beda, menyesuaikan kebijakan di setiap daerah. Selain itu, tarif BBN kendaraan bekas dan baru juga akan berbeda.

Misalnya, jika kamu membeli kendaraan baru (BBN1) di wilayah Jakarta, maka tarifnya sebesar 10 persen dari nilai kendaraan. Berbeda dengan kendaraan bekas (BBN2), kamu perlu membayar 1 persen dari nilai kendaraan.  Sehingga, saat membeli mobil bekas dengan harga Rp 150 juta, maka kamu harus membayar BBN2 sebesar 1 persen x Rp 150 juta, yaitu sebesar Rp 1,5 juta. Namun, kadang ada program BBN gratis di akhir tahun dari pemerintah daerah. Sebaiknya kamu selalu mengupdate informasi seputar program BBN gratis yang kadang ditawarkan pemerintah.

Baca Juga : Daftar Promo Mobil Murah 2018, Diskon Sampai Rp 30 Juta

  • Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Nah, komponen biaya balik nama mobil yang satu ini bisa kita lihat di STNK dengan patokan biaya yang biasanya tidak berubah dari pajak tahun lalu. Bahkan biayanya bisa turun karena seiring bertambahnya usia mobil kamu lho. Berbeda halnya dengan terkena Pajak Progresif. Pajak progresif adalah pajak yang yang dikenakan jika kamu memiliki lebih dari satu buah kepemilikan mobil. Tarif pajak progresif nilainya akan terus meningkat sesuai dengan urutan kepemilikan mobilmu.

2. Biaya di luar pajak

Selain biaya pajak, ada pula biaya di luar pajak yang perlu kamu ketahui. Nah, biaya ini tidak tertera di STNK. Apa saja biaya non pajak tersebut?

1. Pemberian tip pada petugas cek fisik, nominalnya bebas namun biasanya Rp. 10.000

2. Pengesahan hasil cek fisik sebesar Rp. 30.000 (biaya ini tanpa kwitansi)

3. Pendaftaran balik nama STNK sebesar Rp 30.000 untuk mobil (biaya ini juga tanpa kwitansi)

4) Pendaftar balik nama BPKB sebesar Rp. 100.000 untuk mobil (ada blanko yang dikeluarkan oleh POLDA setelah pengurusan STNK selesai dan saat pengurusan BPKB yang dapat disetorkan di Bank Rakyat Indonesia).

Baca Juga : Cermati 7 Hal Berikut Sebelum Membeli Mobil Bekas di Jakarta

Cara mengurus balik nama mobil

Setelah mengetahui biaya balik nama mobil, selanjutnya kamu harus tahu prosedur atau cara mengurus balik nama mobil yang akan menjadi milikmu. Ada berbagai dokumen yang harus kamu persiapkan sebelum melakukan prosedur biaya balik nama mobil.

Jadi, pastikan kamu sudah menyiapkan dokumennya ya. Lalu, seperti apa sih prosedur mengembalikan nama mobil?

  • Menyiapkan dokumen yang dibutuhkan meliputi:

  • Fotokopi KTP pemilik baru atau pemilik mobil saat ini
  • BPKB asli dan fotokopinya
  • STNK asli dan fotokopinya
  • Kuitansi jual beli kendaraan yang telah disertai materai senilai Rp 6.000

Prosedur mengurus balik nama mobil

Berikut ini prosedur yang harus kamu lakukan jika kamu ingin balik nama mobil. Perhatikan langkahnya satu per satu ya.

  • Pertama adalah cek fisik. Jadi, jangan lupa untuk membawa mobil kamu, nantinya petugas akan mengarahkanmu ke tahan berikutnya.
  • Setelah masuk ke lajur cek fisik, petugas membawa formulir dan melakukan pengecekan fisik mobil, meliputi nomor rangka dan nomor mesin mobil dengan cara menggosokkan stiker.
  • Setelah mobil kamu selesai di cek fisik oleh petugas, kemudian kamu diberi formulir dan isilah data sesuai data mobil di STNK.
  • Formulir yang sudah diisi data dengan lengkap diserahkan kepada petugas yang ada di loket beserta STNK asli. Setelah itu, tunggu nama kamu dipanggil petugas.
  • Kemudian kamu akan diminta mengumpulkan berkas-berkas, meliputi: formulir cek fisik, STNK asli, fotokopi STNK, fotokopi BPKB, fotokopi KTP pemilik baru, dan Kuitansi ke Gedung Utama yang ada di Samsat.
  • Berkas-berkas yang kamu serahkan tadi akan dicek oleh petugas. Setelah itu kamu akan diminta menyerahkan BPKB yang asli.
  • Kemudian setelah kamu dipanggil ambil berkasnya kembali dan serahkan ke loket yang akan mengurusnya.
  • Selanjutnya setelah kamu dipanggil oleh petugas, ambil berkasnya kembali, dan serahkan ke loket awal. Nantinya, kamu akan diberikan lembar tagihan yang harus dibayarkan untuk biaya balik nama.
  • Bayarlah biaya tagihan sesuai dengan nominal yang tertera di lembar tagihan. Jika ternyata kamu belum membayar pajak, maka kamu akan diminta membayar pajak tersebut saat itu juga. Lalu tunggulah, petugas akan memproses pembayaran biaya balik nama mobil kamu.
  • Kamu akan mendapatkan cap lunas dan tanda terima dari berkas-berkas yang kamu kumpulkan tadi setelah melunasi tagihan. Kemudian STNK Asli dengan Nama Baru kamu selesai dibuat. Selanjutnya, kamu harus mengurus BPKB dengan nama baru ke Polda setempat.
  • Setelah menyelesaikan prosedur biaya balik nama mobil, simpanlah berkas dan cap pelunasan pembayar, untuk antisipasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Baca Juga : Nikmati Kemudahan dan Layanan Mobile Banking BNI

Sekarang kamu sudah memahami prosedur biaya balik nama mobil? Pahami satu persatu langkahnya dan informasi yang berkaitan dengan prosedur biaya balik nama mobil agar kamu tidak kebingungan. Kamu juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan petugas agar menyiapkan dokumen lengkap dan menyelesaikan prosesnya dengan cepat.

Jangan lupa gunakan layanan kredit multiguna di HaloMoney.co.id jika kamu ingin menggadaikan BPKB mobil atau motor kamu. Halomoney.co.id bekerjasama dengan sejumlah lembaga keuangan untuk menyalurkan pinjaman dengan agunan BPKB motor atau mobil. 

multiguna1

https://www.halomoney.co.id/id

Tentang Penulis: Riri Anggraheni Eka Rimandasari

Riri Anggraheni Eka Rimandasari started her career as journalist on television and newspaper. Riri designs her career in various roles, she is also a freelancer in the field of SEO, business, blogging and event organizing. Her mission is to inspire many people through her work and activities. Until now she actives in various social NGO.