Kenali 7 Lembaga Keuangan Bukan Bank di Indonesia

|Posted by | Berita Keuangan, Investasi, Kebiasaan Keuangan, Kemerdekaan Finansial, Kolom Perencana Keuangan, Pensiun
Tags: , , , , , , , , , ,

Lembaga keuangan di Indonesia tak hanya bank, tapi juga lembaga keuangan bukan bank. Lembaga ini punya peran penting dalam kehidupan finansial kamu. Yuk, kita kenalan lebih dekat lagi!

Aktivitas perekonomian sebuah negara selalu didukung dan dikendalikan oleh lembaga keuangan. Dengan pinjaman dari lembaga keuangan, konsumsi dalam negeri bergerak dan mendorong lajur perekonomian.

Sebaliknya jika lembaga keuangan terganggu dalam mengucurkan pinjaman atau kredit, roda perekonomian dalam negeri berputar lamban. Sebab itu dengan lembaga keuangan yang sehat, perekonomian dalam negeri juga ikut terdorong membaik.

Di Indonesia, lembaga keuangan terbagi menjadi dua jenis, yakni bank dan bukan bank. Masing-masing memiliki peran yang berbeda. Namun ujungnya adalah menggerakkan perekonomian dalam negeri.  Lantas apa perbedaan dari keduanya?

Lembaga Keuangan Bank

Bank merupakan lembaga keuangan yang didirikan dengan kewenangan untuk menyalurkan jasa peredaran uang, pembayaran, serta pemberian kredit. Bank memiliki fungsi sebagai tempat untuk:

  • Menyimpan atau menitip uang

 Bentuk penyimpanan uang ini bisa berupa rekening koran atau giro, tabungan, dan deposito.

  • Pembeli dan penyalur kredit

Bank akan memanfaatkan dana yang disimpan oleh nasabah dengan cara menyalurkannya kepada nasabah lain yang sedang membutuhkan pinjaman atau kredit.

  • Perantara dalam pembayaran

Bank bertindak sebagai perantara atau penghubung antar nasabah dengan nasabah atau antar nasabah dengan pihak lain ketika mereka melakukan transaksi seperti mengirim uang, membayar tagihan listrik, air, telepon, dan lain sebagainya hingga ekspor maupun impor.

Lembaga keuangan bukan bank

Lembaga Keuangan Bukan Bank (primaradio.co.id)

Lembaga Keuangan Bukan Bank (primaradio.co.id)

Menurut keputusan menteri keuangan No. KEP-38/MK/IV/1972, lembaga keuangan bukan bank atau yang disingkat menjadi LKBB adalah sebuah badan yang melakukan kegiatan dalam hal keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung, menghimpun dana dari masyarakat dengan mengeluarkan surat-surat berharga, selanjutnya menyalurkannya untuk pembiayaan investasi perusahaan yang membutuhkan pinjaman.

Baca Juga : Hari Perempuan Dunia: Tingkat Literasi Keuangan Perempuan Indonesia

Jadi nantinya lembaga keuangan bukan bank ini memiliki fungsi utama sebagai:

  • Pemberi bantuan modal

LKBB memberi bantuan modal dalam bentuk kredit, baik itu jangka panjang maupun jangka pendek agar kamu tidak terjerat hutang dengan bunga yang sangat tinggi dari pihak rentenir.

  • Mengumpulkan Dana

LKBB mengumpulkan dana dari masyarakat dengan mengeluarkan dokumen berharga dan menyalurkannya kembali untuk pembiayaan investasi kepada perseorangan maupun perusahaan yang membutuhkan.

  • Mendorong pengembangan perekonomian pasar uang dan pasar modal

LKBB juga berfungsi sebagai penggerak, penanggung, dan perantara dalam setiap pengeluaran dan penukaran saham-saham, surat hutang, obligasi, dan surat-surat berharga lainnya.

Apa saja lembaga keuangan bukan bank saat ini?

Sebenarnya ada banyak sekali jenis lembaga keuangan bukan bank, tapi ada tujuh yang biasa kita jumpai di Indonesia, yaitu:

1. Pegadaian

Pegadaian (www.panduanbpjs.com)

Pegadaian (www.panduanbpjs.com)

Lembaga keuangan bukan bank yang bernama pegadaian ini dikenal memiliki tagline ‘mengatasi masalah tanpa masalah’. Pegadaian merupakan perusahaan umum milik pemerintah (BUMN) yang memberikan pinjaman dengan jaminan dan tanpa jaminan non-bank yang diakui oleh negara melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Biasanya pegadaian banyak digunakan oleh orang yang ingin mengajukan pinjaman dengan cara menjaminkan barang berharga seperti emas perhiasan hingga sertifikat kepemilikan sepeda motor atau mobil. Saat ini PT Pegadaian juga membuka layanan syariah demi melayani masyarakat yang menghindari praktik riba atau pinjaman yang sifatnya tidak wajar.

Pegadaian banyak digunakan oleh masyarakat kelas menengah ke bawah karena pegadaian tidak merinci persoalan tentang penggunaan uang pinjaman. Ada setidaknya 5 produk dan layanan pegadaian yang paling sering digunakan, yaitu:

  • Gadai konvensional merupakan layanan yang diberikan untuk mendapat fasilitas dana dengan cara menggadaikan barang atau dokumen penting (surat berharga). Bunga yang diberikan mulai dari 0,75% hingga 1,5% per bulan.
  • Gadai syariah merupakan produk atau layanan yang tidak jauh berbeda dengan gadai konvensional, hanya saja gadai syariah menggunakan sisten ujrah atau sewa tempat, bukan sewa modal yang digunakan untuk sistem bunga.
  • Gadai emas merupakan layanan yang diberikan pegadaian kepada kamu yang ingin memperoleh logam mulia (emas) dalam bentuk tunai maupun dengan cara mencicil.
  • Jasa taksiran dan sertifikasi logam mulia merupakan produk pegadaian yang memberikan layanan pengujian terhadap suatu barang bergerak maupun tidak bergerak dan memberikan sertifikasi seperti sertifikasi untuk logam mulia agar terhindari dari praktik penipuan.
  • Jasa penitipan merupakan jasa menyimpan dan menitipkan suatu barang berharga seperti sertifikat dan emas dengan membayar sewa tempat.

2. Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi Simpan Pinjam (friskanainggolan21.blogspot.co.id)

Koperasi Simpan Pinjam (friskanainggolan21.blogspot.co.id)

Beralih ke koperasi simpan pinjam yang merupakan lembaga keuangan bukan bank berbentuk koperasi yang menghimpun dana dari para anggotanya kemudian menyalurkannya kembali kepada anggota serta non-anggota. Bunga yang diberikan oleh koperasi simpan pinjam umumnya lebih besar dibanding bank dan pegadaian atau bank. Namun kamu akan menerima bagi hasil atau disebut Sisa Hasil Usaha (SHU) atas keuntungan koperasi tersebut. Maklum, dalam koperasi, berlaku sistem keanggotaan. Layanan pinjaman hanya diberikan kepada anggota.

Baca Juga : 4 Etiket Keuangan yang Perlu Kamu Pahami agar Tidak Bermasalah

Syarat mengajukan pinjamannya juga tidak repot, kamu hanya perlu mengisi formulir pinjaman dan melampirkan fotokopi KTP, slip gaji, rekening listrik, dan agunan. Kekurangannya adalah kamu tidak bisa meminjam jumlah dana dalam skala besar karena dana di koperasi simpan pinjam sangat terbatas.

3. Perusahaan Modal Ventura

Lembaga keuangan bukan bank yang satu ini merupakan perusahaan yang berperan untuk memberikan modal kepada perusahaan lain yang memiliki kegiatan beresiko tinggi tetapi membutuhkan modal besar untuk membangunnya dan memiliki prospek bisnis yang baik. Bentuk pembiayaannya bisa beragam, mulai dari obligasi hingga pinjaman yang bersifat khusus. Tentunya peminjaman ini harus dengan syarat pengembalian yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

4. Perusahaan Sewa Guna (leasing) atau Multifinance

Perusahaan sewa guna yang sering disebut dengan leasing ini adalah lembaga keuangan bukan bank yang memiliki sistem kontrak sewa yang digabungkan dengan pembelian secara angsuran, baik itu kepada perorangan maupun perusahaan. Meski semua fasilitas dan kegunaan barang bisa kamu gunakan, tapi sebelum pembayaran lunas, hak barang masih menjadi pihak leasing.

Lembaga ini kadang disebut multifinance atau pembiayaan (finance). Perusahaan pembiayaan yang cukup terkenal di Indonesia adalah:

  • PT. Adira Dinamika Multi Finance, Tbk
  • PT. Summit Oto Finance
  • PT. Astra Credit Companies (ACC)
  • PT. Federal International Finance (FIF)
  • PT. Indomobil Finance Indonesia
  • BCA Finance
  • BFI FInance
  • Smart Finance
  • Dan masih banyak lagi

Di HaloMoney.co.id kamu bisa membandingkan sekaligus mengajukan kredit multiguna dari BFI Finance dan Smart Finance dengan cara mengagunkan surat kepemilikan mobil atau motor.

5. Dana Pensiun

Dana Pensiun (www.lavoroediritti.com)

Dana Pensiun (www.lavoroediritti.com)

Perusahaan dana pensiun merupakan jenis badan usaha yang memiliki kegiatan menyediakan dana pensiun atau jaminan masa tua dengan cara mengumpulkan dana melalui pemotongan gaji pegawai setiap bulannya ketika orang tersebut masih aktif bekerja, Dana yang terkumpul akan dibayarkan kembali ketika kamu telah pensiun.

Dana pensiun ini bertujuan agar nantinya ketika kamu sudah pensiun, kamu tak perlu lagi memikirkan uang ketika sudah tak lagi bekerja. Bisa dikatakan kalau dana pensiun ini sifatnya seperti tabungan jangka panjang. Contoh perusahaan dana pensiun yang paling terkenal di Indonesia adalag PT Taspen dan Perum Asabri.

6. Pasar Modal

Mungkin kamu lebih mengenal bursa efek dibanding pasar modal. Tapi keduanya sama saja kok. Pasar modal merupakan lembaga keuangan bukan bank yang menjadi tempat jual beli surat-surat berharga jangka panjang. Pasar modal akan mempertemukan para pencari dana (emiten) dan para penanam modal (investor).

Di pasar modal, perusahaan yang mencari dana akan menjual surat berharga seperti surat penyertaan modal (saham) dan obligasi (surat hutang jangka panjang) guna mendapatkan dana dari investor. Dan investor perusahaan maupun individu akan membeli saham melalui perusahaan sekuritas.

Di Indonesia, sebelumnya ada dua pasar saham yang terpercaya yakni Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Sekarang sudah digabung menjadi satu, bernama Bursa Efek Indonesia yang berkantor di komplek SCBD Sudirman.

7. Perusahaan Asuransi

Asuransi (dollarsandsense.sg)

Asuransi (dollarsandsense.sg)

Terakhir ada perusahaan asuransi yang menghimpun dana melalui penarikan premi atau sejumlah dana setiap bulannya selama jangka waktu tertentu (masa kontrak) sesuai dengan perjanjian kedua belah pihak yang tercantum dalam polis asuransi. Ketika terjadi suatu resiko kepada dirimu, maka kamu akan mendapat ganti rugi (klaim) dana yang jumlahnya berbeda-beda tergantung dari besaran premi.

Tujuan utama dari adanya asuransi adalah agar keuanganmu tidak akan terganggu ketika terjadi suatu resiko kepada dirimu. Jenis asuransi yang ada di Indonesia adalah asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, asuransi kendaraan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi kebakaran, dan asuransi bangunan.

Layanan Keuangan Digital

Saat ini layanan keuangan digital di Indonesia semakin marak. Layanan ini bisa saja digolongkan sebagai lembaga keuangan bukan bank. Namun ketentuan resminya harus menunggu peraturan Menteri Keuangan untuk memasukkannya ke golongan lembaga keuangan bukan bank.

Baca Juga : Mengenal Kredit Multiguna dan Manfaat Bagi Keuangan Pribadi

Di layanan keuangan digital kamu akan mendapakan layanan pinjaman. Situs yang menyediakan layanan ini biasa disebut situs peer to peer landing. Contohnya, investree.id, amartha.com, dan masih banyak lagi. Sumber dana situs peer to peer landing berasal dari dana tabungan masyarakat maupun dana penyertaan bank.

Sebaiknya kamu memilih situs terpercaya dan memiliki ketentuan rasional. Maklum banyak situs pinjaman yang memberikan syarat mudah dan proses cepat, namun bunganya sangat tinggi sehingga tidak berbeda dengan rentenir online. Sebaiknya kamu bandingkan dan selalu melihat kemampuan keuanganmu.

Setelah membaca penjelasan di atas, semoga pemoga pengetahuanmu tentang lembaga keuangan bukan bank bisa bertambah. Jika masih ada yang kurang jelas, kamu bisa bisa bertanya, dengan meninggalkan komentar di bawah ini!

Gunakan situs HaloMoney.co.id untuk mendapatkan informasi keuangan pribadi dan fitur perbandingan produk keuangan, antara lain kartu kreditkredit tanpa agunan, dan kredit multiguna.  https://www.halomoney.co.id/id

Merna Arini Nurizzati

Tentang Penulis: Merna Arini Nurizzati

Full Time Dreamer, Part Time Writer. Book & Food Blogger.